Pada
tahun 1876 Dr. Nickolas Otto mebuat konstruksi motor pembakarandalam 4
langkah yang menggunakan bahan bakar bensin menggunakan penyalaan api.
Pada tahun 1892 seorang insinyur muda berkewarganegaraan german yang bernama Dr. Rudolf Diesel berhasil embuat motor penyalaan kompresi menggunakann bahan bakar serbuk batu bara menggunakan rinsip
penyalan bahan bakar dan udara. Dengan perkembangan sistem pompa
injeksi bahan bakar yang benar-benar dapat disebut “mini” oleh seorang
penemu yang berkewarganegaraan german bernama Robert Bosch pada tahun
1927 membebaskan motor diesel dari masalah memakan tempat. Sistem
injeksi pompa Robert Bosch yang ukurannya mini dari karburator, beratnya
ringan dan govemer yang menyatu (built-in) sehingga tidak ada lagi
system pengabutan udara yang banyak makan tempat untuk kompresor, pipa-pipa dan
pengontrol klep. Pompa injeksi motor diesel dapat diatur sesuai
pembebanan, kondisi kecepatan motor dapat atau lebih baik dari
karburator motor bensin.
Dengan
perkembangan pompa rotari yang lebih kecil penampilannya juga bobotnya
yang lebih ringan yang dikembangkan oleh Vernon Rosa pada tahun 1950-an.
Motor diesel akhirnya memasuki perkembangan pemakaian dan pemasaran
yang lebih luas. Perkembangan lain dari motor diesel adalah dengan
penambahan sebuah turbocarjer yaitu alat untuk memasukkan (memompakan)
udara kedalam saluran masuk (intakemanifold). Pompa turbocarjer ini
digerakkan oleh gas buang yang kedalam turbocarjer tersebut. Dengan
adanya turbocarjer ini maka akan menurunkan asap gas buang. Aldiirnya
motor diesel seperti ini keadaanya sekarang menjadi motor yang
benar-benar efisien, ringan dan bebas polusi udara. Motor diesel
termasuk jenis kelompok motor pembakaran dalam (internal combustion
engines), dimana proses pembakarannya didalam silinder. Motor diesel ini
menggunakan bahan bakar cair yang dimasukkan ke dalam ruang pembakaran
silinder motor dengan diinjeksikkan menggunakan pompa injeksi. Bahan
bakar masuk ke dalam silinder atau ruang pembakaran dalam bentuk yang
lebih halus maka dipergunakan pengabut (nozzle). Masukkan kedalam
silinder pada langkah pemasukkan adalah udara murni. Pada langkah
kompresi , udara murni ini dimampatkan hingga menghasilkan panas yang
cukup untuk menyalakan bahan bakar yang diinjeksikan kedalam ruang
pembakaran motor. Motor diesel sering disebut juga motor penyalan
kompresi( compression ignition engines).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar